Cara Punggel Tembakau Tepat Hasil Berlipat Ala PPL, Sahabat Tani Indonesia

By admin, June 23, 2020

SUMBERAGUNG, SEKILASCERITA.COMTeam Laskar Putu Gento mengunjungi lahan tembakau milik bapak Abdul Rohim. Team Laskar Putu Gento berkesempatan untuk mengikuti proses pemotongan tunas tembakau atau istilahnya “punggel“.

Punggel Tembakau

Pada kesempatan kali ini Team Laskar Putu Gento beruntung, karena ada pak Dedi selaku PPL yang langsung memberikan contoh dan membimbing bagaimana cara memotong tunas yang baik dan benar.

“Untuk punggel kita bukan patokan dari daunnya 30 atau 35, jadi tergantung dari performa tanaman itu sendiri, soalnya ini udah waktunya punggel hampir 80%”, terang Pak Dedi.

Proses punggel sendiri bertujuan agar daun dari tembakaunya bisa tumbuh besar dan lebat. Tapi kalau telat punggel dan sudah berbunga daunnya tidak bisa maksimal. Tapi kalau tidak telat punggel daunnya bisa tebal dan lebat.

Setelah pemotongan tunas kemudian diberikan perlakuan tetes selang waktu 3-5 hari setelah pemunggelan, kalau tidak diberikan tetes akan tumbuh tunas kembali.

Kalau performa daunnya ada yang keriting harus segera dipunggel, cari daun bagus. Dan kalau sudah tumbuh bunga pengambilan tunas atau daunnya lebih banyak.

“Inti dari tembakau itu punggelan, kalau punggelannya pas nanti bisa seragam, daun 20,23,26 maksimal 26”, terang Pak Dedi.

“tapi kalau punggelannya diatas daun 30 itu daunnya tipis, hasil dari petani itu sendiri berkurang”, jelas pak Dedi

Telat dalam pemunggelan dan sudah tumbuh bunga pengaruhnya pada nutrisi, karena nutrisi bukan masuk pada daun tapi di bunga.

“Maka dari itu untuk para petani tembakau marem khususnya, anjuran dari bapak PPL harus, sebelum terlalu tinggi dan tumbuh bunga harus segera dipangkas untuk bisa menghasilkan daun yang benar-benar tebal”, jelas Muntoha

Penulis : Andri S.

Editor : M. Jalil Utama

Sumber :

What do you think?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *